Setelah 2 Tahun Dilanda Pandemi Covid-19, Lapas Kuala Tungkal Kembali Membuka Layanan Kunjungan Tatap Muka.

1

Kuala Tungkal – Setelah dua tahun berlalu, pandemi Covid-19 menyisahkan banyak penderitaan bagi masyarakat, tak terkecuali masyarakat yang menjadi warga binaan di Lapas Kuala Tungkal karena layanan kunjungan secara tatap muka dihentikan untuk mencegah penularan dan penyebaran penyakit yang disebabkan virus Covid-19 sehingga para warga binaan tidak bisa bertemu dengan keluarga ataupun kerabatnya secara langsung. Senin (11/07/2022).

Selama 2 tahun pandemi mereka hanya bisa bertemu dengan keluarga atau kerabat secara virtual melalui layanan video call yang disediakan oleh Lapas Kuala Tungkal. Hal ini tentu menimbulkan rasa sedih dan kerinduan yang mendalam kepada keluarga mereka diluar sana, entah itu anak, cucu, istri, orang tua atau keponakan.

Namun pada bulan Juli tahun 2022 ini setelah Direktur Jenderal Pemasyarakatan menerbitkan Surat Edaran nomor : PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022 Tentang Penyesuaian Mekanisme Terhadap Layanan Kunjungan Secara Tatap Muka dan Pembinaan Yang Melibatkan Pihak Luar, maka Lapas Kuala Tungkal mempersiapkan untuk kembali membuka layanan kunjungan tatap muka bagi warga binaan.

Kalapas, Sugiharto menyampaikan layanan kunjungan secara tatap muka ini akan menjadi angin segar bagi para WBP karena selama kurang lebih dua tahun lamanya tidak bisa berjumpa secara langsung dengan keluarga.

"Layanan kunjungan tatap muka ini terus berlanjut karena penurunan jumlah kasus Covid-19 di beberapa daerah termasuk di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, namun tetap ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi sesuai dengan isi Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan", tambah Sugiharto.

Secara terpisah, Kasi Binadik Giatja, Haszuwan Affandi menyampaikan bahwa pelaksanaan layanan kunjungan secara tatap muka ini merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak-hak dari Warga Binaan Pemasyarakatan. "Warga binaan yang berhak menerima layanan kunjungan tatap muka yaitu mereka yang memenuhi syarat dan ketentuan sesuai isi Surat Edaran yang sudah disosialisasikan sebelumnya kepada warga binaan maupun keluarganya melalui daring dan luring”, lanjut Haszuwan.

Lebih lanjut, Kasi Adm. Kamtib, Musmulyadi menegaskan dan memastikan seluruh pengunjung yang masuk telah sesuai dengan kriteria serta persyaratan yang telah ditetapkan salah satunya yaitu keluarga harus sudah melakukan vaksin booster atau dapat menujukkan bukti hasil antigen/swab negatif kepada petugas. Tidak hanya itu, kesiapsiagaan petugas dan peningkatan kewaspadaan harus ditingkatkan agar kondusif keamanan dan ketertiban Lapas tetap terjaga.

Salah satu keluarga warga binaan (sebut saja Ibu Erni) saat diwawancarai juga menyampaikan apresiasi dan raya syukurnya karena kini ia bisa bertemu secara langsung kepada keluarganya yang menjadi warga binaan Lapas Kuala Tungkal, setelah dua tahun tidak bertemu. (doc. Humas)

#Pemasyarakatan #KumhamPASTI #KemenkumhamRI #KemenkumhamJambi

2

3

4

5

6

7

8

9

 

 


Cetak   E-mail